bidiktimes.com, Balikpapan, – Menurunnya ketersediaan air baku menjadi tantangan serius bagi pelayanan air bersih di Kota Balikpapan. Kondisi cuaca kering, berkurangnya curah hujan, serta meningkatnya penguapan berdampak terhadap cadangan air waduk yang menjadi salah satu sumber utama air baku bagi masyarakat.
Menghadapi kondisi tersebut, Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga keberlangsungan pelayanan air bersih. Salah satunya dengan mengoptimalkan pengelolaan sumber air baku dan mengerahkan 18 armada mobil tangki guna membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama pelanggan yang mengalami gangguan maupun keterbatasan distribusi air.

Direktur Teknik PTMB, M. Kohirudin, S.T., menjelaskan bahwa kondisi waduk saat ini menjadi perhatian karena muka air dilaporkan mengalami penyusutan hingga sekitar 46 sentimeter.
Penyusutan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi PTMB dalam menjaga ketersediaan air baku untuk mendukung proses produksi dan distribusi air bersih kepada pelanggan.
"Menurunnya ketersediaan air baku tentu memengaruhi kapasitas produksi. Karena itu, kami terus mengoptimalkan sumber daya yang tersedia agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan,” ungkap, Kohirudin, Selasa (20/10/26)
Keterbatasan air baku turut berdampak langsung terhadap kapasitas produksi air bersih PTMB. Kapasitas produksi yang sebelumnya mencapai 1.150 liter per detik (L/detik), kini turun menjadi 900 L/detik.
Artinya, terjadi penurunan produksi sebesar 250 L/detik atau sekitar 21,7 persen dibandingkan kapasitas sebelumnya.
Penurunan yang lebih signifikan terjadi pada pelayanan wilayah Balikpapan Timur. Kapasitas produksi yang sebelumnya mencapai 220 L/detik, kini dilaporkan hanya sekitar 60 L/detik.
Dengan demikian, kapasitas produksi untuk wilayah tersebut mengalami penurunan sebesar 160 L/detik atau sekitar 72,7 persen.

Direktur Layanan PTMB, Ir. Ali Rachman AS, S.T., M.T., menjelaskan bahwa layanan bantuan air melalui mobil tangki merupakan salah satu langkah yang ditempuh perusahaan untuk membantu masyarakat di tengah keterbatasan pasokan air bersih.
Setiap armada mobil tangki memiliki kapasitas 5.000 liter. Penyaluran bantuan dilaksanakan melalui skema subsidi sesuai ketentuan yang berlaku, dengan mempertimbangkan kebutuhan pelanggan dan ketersediaan air di lapangan.
" Berdasarkan data PTMB, volume air yang telah kita salurkan melalui layanan subsidi air tangki tercatat mencapai 7.295.000 liter atau setara dengan 7.295 meter kubik (m³)," jelas Ali Rachman, Selasa (20/10/26).
Jumlah tersebut setara dengan sekitar 1.459 kali pengantaran menggunakan mobil tangki berkapasitas 5.000 liter, dengan asumsi setiap pengantaran membawa muatan penuh.
Direktur Utama PTMB, Dr. Yudhi Saharuddin, M.M., menyampaikan bahwa pihaknya memahami kesulitan yang dirasakan masyarakat akibat kondisi tersebut. Air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang sangat penting bagi kehidupan sehari-hari, baik untuk keperluan rumah tangga maupun berbagai aktivitas masyarakat lainnya.
Karena itu, PTMB terus berupaya melakukan pengelolaan sumber daya air secara optimal agar pelayanan kepada pelanggan tetap berjalan di tengah keterbatasan sumber air baku.
Yudhi berharap kondisi sumber air baku yang menjadi penopang pelayanan air bersih di Kota Balikpapan dapat segera membaik. Dengan demikian, distribusi air kepada pelanggan diharapkan dapat kembali berlangsung secara optimal seperti sedia kala.
" Kami harap masyarakat memahami kondisi saat ini. Namun kami akan terus berupaya memberikan pelayanan yang maksimal agar ketersediaan kebutuhan air masyarakat tercukupi," ungkap, Yudhi Saharuddin, Selasa (20/10/26).
Menurutnya, kondisi yang dihadapi saat ini membutuhkan upaya bersama, baik dari sisi pengelolaan dan operasional perusahaan maupun partisipasi aktif masyarakat dalam menghemat penggunaan air.
PTMB mengharapkan pengertian dan kesabaran masyarakat selama proses pelayanan berlangsung. Perusahaan menyatakan terus berupaya mengoptimalkan pengoperasian armada serta mengatur distribusi secara efektif agar bantuan dapat menjangkau pelanggan yang paling membutuhkan.
Untuk memudahkan masyarakat memperoleh informasi dan mengajukan permohonan bantuan air tangki, PTMB menyediakan sejumlah saluran komunikasi resmi yang dapat dihubungi pelanggan.
Berikut saluran layanan yang disediakan PTMB:
Masyarakat diimbau menyampaikan permohonan maupun pengaduan melalui saluran tersebut agar dapat dicatat dan ditindaklanjuti sesuai prosedur serta ketentuan pelayanan yang ada.
Kondisi ini menunjukkan besarnya tantangan yang harus dihadapi dalam menjaga kesinambungan distribusi air bersih, terutama di wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan.
Namun, dengan kondisi produksi yang mengalami penurunan, pengelolaan distribusi dan penentuan prioritas penyaluran air menjadi hal penting agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan. (***)
Tulis Komentar